Langsung ke konten utama

OSN SMP DIY 2014 - Hai, Bukittinggi!

19 Mei 2014, masih saja kepikiran teori kemarin, bisa nggak ya menyangga nilai praktikum yang sudah ga karu-karuan. tapi segala sesuatu memang ada hikmahnya, aku bisa bangun lebih pagi, bergegas merajai kamar mandi dan membangunkan teman-teman sekamarku, karena pukul setengah 6 harus sudah sarapan. dan seperti biasa, aku meng- sms teman-temanku lalu turun ke restoran bersama-sama dan mencari kontingen DIY lainnya agar bisa satu bis.

dan misi ini berhasil, ke-15 anak DIY yang terkenal kompak (?) berhasil mendapatkan satu bis untuk mereka tumpangi. sesekali aku lihat ada anak dari provinsi lain mengira masih banyak tempat kosong, tapi tidak jadi. sepertinya yang menumpang bis dengan anak-anak yang terkenal berisik ini hanya mereka yang datang terlambat.

di perjalanan, kami dimanjakan dengan pemandangan yang indah. dan kami ga merasa bosan karena selalu saja ada momen absurd yang dibuat ke-15 anak ini. mulai rebutan stik bawang *ceritanya pada kelafaran, rebutan tab buat mainan game dokter gigi, padahal yang punya tab malah tidur. jeprat-jepret teman yang lagi tidur, hehe...aku ga berani tidur sepanjang perjalanan xD, dan lain-lain.

air terjun di tengah perjalanan
tujuan pertama trip ini, adalah SMP N 4 Bukittinggi. kita mampir sebentar sebenarnya untuk makan dan istirahat, tapi ada juga penampilan dari siswa dan itu nggak ngefek sama sekali, karena kita sudah kelafaran dan ga dapat tempat* nah loe, jadi emosi kan. kita mampir di sini cuma sekitar 1 jam. dan selanjutnya, kita lumayan lama menunggu bis yang akan membawa kita ke tujuan selanjutnya, Lubang Jepang, Ngarai Sianok. sambil menunggu, kita main jempol-jempolan dulu. kalau ada yang nyebutin jumlah jempol dan yang mengangkat jempol sama dengan yang disebutin maka salah satu jempolnya keluar dan yang paling cepat habis, dialah pemenangnya. bahkan, guru SMP 4 Bukittinggi ada yang ikut main loh! haha.. seru!

lalu, kita naik ke bis dan beberapa saat kemudian, smpailah kita di ngarai sianok. tempat yang banyak temanmu ini* eh salah, monyet ding! pemandangannnya indah sekali
ngarai sianok dan gunung
sebenarnya, aku juga penasaran sama lubang jepang, tapi kondisinya ga memungkinkan buat masuk, jadi, aku cuma lihat dari luar
rame banget -_-
selanjutnya, kita mampir ke Jam Gadang, salah satu ikon Sumatera Barat ini sangat unik, kalau kalian amati, angka romawi 4 di jam itu bukan IV, tapi IIII.
selfooong
di jam gadang, selain bisa berselfong ria sendiri, kalian juga bis berselfie dengan badut. tentunya ga gratis :v, dan untungnya aku yang mau berfoto sama badut cuma jadi tukang foto temanku. setelah itu, kita berburu oleh-oleh. tapi aku ga beli. haha...duitnya tinggal dikit. oleh-oleh disana bisa dibilang agak murah kalau kalian pintar menawar.

karena hari sudah sore, kami kembali ke hotel buat siap-siap ke kantor gubernur sumbar buat jamuan makan malam.

Malamnya...
sekitar pukul setengah 7, kami sampai di kantor gubernur yang besar sekali, lalu bis turun di pelataran dan kita harus berjalan agak jauh. dan bayanganku makan malam bersama gubernur dalam satu meja ternyata salah besar. kita duduk jauh dari panggung utama dan Gubernurnya aja ga ada -__-. teman-temanku yang sudah kelafaran*aku belum, langsung menyerbu makanan yang tersedia. terutama Rendang Padang. Ya Allah....nafsu banget. ada juga yang saking penasarannya masuk ke panggung utama, lalu cari gubernurnya. karena ga kesampaian, akhirnya mereka cuma foto sama spanduknya dan di-caption "foto karo gubernur" haha...ada- ada aja. dan karena itu juga mereka berdua hampir ketinggalan bis, lari- lari dan salah satu dari meraka menginjak seekor katak. (Colek Nadafa& Atikus)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

COVID-19 : Ga Ada Gunanya Jadi Ilmuwan di Negeri +62

Setelah sekian lama tidak menulis blog, hari ini saya menulis lagi ditengah Ujian Tengah Semester, laporan praktikum yang masih menumpuk. Tapi, tidak apa-apa juga. Toh, apa salahnya seorang Mahasiswa Biologi Semester empat belajar hal lainnya. Apa salahnya seorang Mahasiswi Biologi baca berita dan mengikuti perkembangan berita terkini. Kalau yang kita tahu cuma ilmu biologi, ilmuwan-ilmuwan seperti kita-kita ini gampang sekali lah ditipu. Kalau kita tidak belajar yang lainnya, pemerintah berbuat seenak sendiri sama ilmuwan juga kita tidak ada dasar buat mengkritik dan mengajukan pendpat. bagaimana tanggapan kalian setelah melihat gambar headline diatas? tentu bikin emosi. Saya memang bukan mahasiswa ilmu sosial apalagi ilmu politik. Tapi, saya ingin berbagi keresahan saya tentang bagaimana cueknya pemerintah terhadap ilmuwan. Sikap acuh tak acuh pemerintah ini juga sangat kelihatan terutama saat pandemi COVID-19 ini. Lihat saja, saat masih ada satu kasus COVID-19 di Indonesia...

Fakultas Biologi UGM at a Glance

Selamat datang di Biologi UGM :) Nggak terasa udah satu semester terlewati, padahal baru kemarin rasanya dibukain pengumuman SBMPTN dan jadi maba unyu dengan segudang ekspektasi di UGM. Tiba-tiba kepikiran pengen cerita sekilas biologi, biar pada ga suren amat tentang biologi, terutama Bio UGM. Semoga bermanfaat buat kalian yang mau jadiin biologi pilihan pertama atau cadangan. Biologi ngapain aja sih? belajar apa? materinya sama kayak SMA ga? Jangan dikira belajar di fakultas biologi kaya belajar biologi SMA. Beda jauh, kalau di biologi SMA, modal buku saku atau catatan bimbel dan hafal niscaya nilai ujian akan bagus, tapi di Fakultas Biologi jangan harap bisa gitu. Di bangku perkuliahan, kamu akan belajar lebih banyak analisis yang melibatkan biologi untuk menyelesaikan berbagai masalah. Jadi, jangan harap nilai bisa bagus dengan modal catetan les :P Mata kuliah Fakultas Biologi UGM apa aja? Bisa diliat di gambar ini Ga tau artinya itu matkul? Bisa di Googling a...

OSN SMP 2014- Life Is Not only Medal

Long time not posting, lanjut aja mengkopas cerita lama yang bikin gagal move on Selasa, 20 Mei 2014. ya, hari ini penganugerahan medali, sebelumnya, aku ga terlalu banyak berharap sih. Maklum, aku berlomba tanpa target yang jelas. jadi belajar semaunya, yang penting bisa buktiin sama orang-orang yang nyepelein aku bahwa aku bisa. Aku harus bangun pagi sekali *iyalah, disuruh bangunin yang bakal dandan lama karena pake baju adat. pagi ini, kami berangkat ke Kantor Gubernur Sumbar untuk mengikuti upacara harkitnas. suasana disana ramai sekali, ga cuma anak OSN yang upacara, ada anak SMA, SMP, dan pegawai yang ikut upacara. eits...tunggu dulu, upacara ini dikhususkan untuk merekayang pake baju biru putih, selain itu ga ikut. jadilah aku, Dhea Atika, dan dua orang berbaju adat (Valent dan Noura) duduk di tenda yang ga panas dan ga pegel. Serasa jadi tamu kehormatan. Haha... Hari ini acara bebas, tiba-tiba terbesit ide brilian yang agak membuat krismon untuk meredakan rasa deg-de...